ANUGERAH ALLAH UNTUK SEORANG MAJUSI

Suatu hari seorang majusi datang bertamu kepada nabi Ibrahim a.s. Ia meminta makanan, hidangan yang layak untuk seorang tamu.

Nabi Ibrahim a.s. menyampaikan kepadanya, “Aku akan menjamu engkau dengan makanan apabila engkau bersedia berpindah agama – bila engkau masuk Islam ?”

Majusi itu tidak bersedia. Ia lebih baik tidak mendapatkan makanan dari pada harus berpindah agama. Ia pun pergi meninggalkan Nabi Ibrahim a.s.

BULU MATA PEMBAWA BAHAGIA

Di akhirat kelak saat amal ditimbang, ada seorang hamba memiliki amal buruk lebih banyak dari kebaikannya. Ia pun digiring ke neraka.

"KESEDIHAN" ALLAH

Dihikayatkan : Setelah beratus-ratus tahun berdakwah dan mayoritas umatnya tetap tidak beriman dan bertaqwa, Nabi Nuh a.s. bermunajat memohon kepada Allah untuk menurunkan azabnya.

Turunlah, azab berupa banjir besar yang menyapu seluruh umat Nabi Nuh a.s., kecuali mereka yang beriman dan berada di atas perahu bersama Nabi Nuh a.s.

AKU YANG BERSALAH

Dihikayatkan : Syaikh Abu Yazid Al-Busthami q.s. suka berjalan-jalan ke pekuburan. Suatu malam, saat pulang dari pekuburan, ia bertemu dengan seorang pemuda yang sedang memainkan kecapi. Beliau berkata, “Semoga Allah melindungi kita”

Mendengar ucapan itu, sang pemuda memukulkan kecapi ke kepala Syaikh Abu Yazid q.s dengan keras. Ternyata pemuda itu sedang mabuk. Pulanglah Syaikh Abu Yazid q.s. dengan kepala mengucurkan darah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...