
Ada seorang penebang kayu yang shalih. Ia tinggal di sebuah daerah yang berdekatan dengan sebuah desa yang penduduknya termasuk kaum musyrikin. Mereka menyembah pohon yang tumbuh di tengah desa mereka.
Di tengah perjalanan, ia dihentikan oleh seorang laki-laki. Laki-laki itu bertanya, “Hendak ke mana ?”

